SANANA, DADIKANUSANTARA.COM- Desa Waisakai kecamatan Mangoli Utara Timur dilanda banjir lebih dari dua kali di bulan juli dan Agustus, dan kejadian terakhir pada 23 agustus kemarin menyebabkan rumah warga terendam dan jalan setapak hancur berantakan.
Banjir ini disebabkan talut penahan air di kali Wai Makafuta jebol dan menerjang pemukiman warga setempat.
Melihat kerusakan dan kondisi masyarakat yang memperihatinkan, kepala desa Waisakai, Masun Umasugi menyurati BPBD Sula untuk dapat perhatian pemerintah daerah setempat.
“Banyak rumah warga yang terdampak banjir dan jalan setapak kami hancur berantakan, kami butuh uluran tangan pemerintah daerah melalui dinas-dinas terkait di kabupaten Kepulauan Sula,” kata Masun Umasugi
Terpisah, Kepala Laksana (Kalak) BPBD Buhari Buamona menyampaikan, pihaknya baru saja dapat surat saat wartawan memoeryanyakan respon BPBD Sula.

“Saya minta maaf kalau surat baru sampai ke tangan saya, inipun karena teman-teman wartawan bertanya dan saya cek ternyata benar ada surat dari kepala desa,” ungkapnya
Buhari juga bilang, nanti ia akan hubungi kabid yang menangani soal bencana ini untuk bisa buat persiapan cek lokasi bencana. “Saya akan segera panggil kepala bidang untuk menindaklanjuti surat dari kepala desa Waisakai, untuk persiapan bisa tinjau lokasi terlebih dahulu,” tutup Buhari Buamona.(Ilo)red)








