banner 728x90
banner 728x90
Info Pemilu

Peluncuran Pilkada Serentak KPU Sula Ricuh, Masyarakat Kecewa

944
×

Peluncuran Pilkada Serentak KPU Sula Ricuh, Masyarakat Kecewa

Sebarkan artikel ini
Samsul Bahri Teapon, salah satu komisioner KPU Sula yang bertindak cepat tenangkan warga yang mengamuk karena persoalan managemen kegiatan yang dianggap gagal dan ada unsur nepotisme

SANANA,DADIKANUSANTARA.com – Peluncuran Pilkada Serentak oleh  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) sempat ricuh saat sambutan ketua KPU Maluku Utara  sedang berlangsung diatas panggung peluncuran minggu,  (19/5/2024)

Masyarakat yang terdiri dari ibu-ibu dan bapak-bapak serta anak-anak tiba-tiba datang memenuhi sisi panggung sebelah kiri sambil mengekspresikan kekecewaan kepada para panitia (KPU) dengan memprotes cara  pembagian kupon berhadiah.

banner 728x90

“Kami sangat kecewa cara KPU menyelenggarakan kegiatan peluncuran pilkada yang  disertakan dengan pembagian kupon berhadiah, kupon hanya dibagi ke keluarga dan orang-orang dekat, sementara masyarakat yang  tidak punya orang dekat seperti kami ini tidak dapat kupon,” teriak masyarakat di hadapan sekelompok orang yang menggunakan baju peluncuran pilkada KPU Sula minggu, (19/5/2024)

Tak berhenti di situ, setelah ketua KPU Malut memukul gong peluncuran dan meninggalkan panggung, berselang beberapa menit kemudian. salah satu masyarakat menggunakan kaos oblong berwarna hijau dan celana pendek nekat terombos naik ke panggung utama dan saling berebutan mikrofon dengan mc sebagai bentuk protes.

Aksi salah satu masyarakat tersebut disambut salah satu masyarakat yang menggunakan kaos KPU ( diduga orangnya KPU) menarik paksa warga berkaos oblong untuk turun dari panggung.

Pemuda yang terus dibawah jauh dari panggung itu masih terus mengamuk, dia baru menghentikan protesnya bersama masyarakat  saat salah satu komisioner KPU Samsul Bahri Teapon menghampir dan mengajak bicara baik-baik.

Berkat pendekatan dan keberanian Samsul Bahri untuk menerobos kelompok masyarakat yang protes dengan memberikan pemahaman,  akhirnya ricuh yang mengiringi peluncuran itu dapat didamaikan.

“Jadi bapak-bapak dan ibu-ibu kita ini memang yang menyelenggarakan, namun  untuk mengatur hal teknis seperti  ini kita KPU sudah percayakan ke EO (Event Organizer) dari maksaira untuk medesain berbagai bentuk kegiatan, jadi bapak ibu langsung dengan yang mengatur ya pak,” kata Samsul Bahri Teapon

Terpisah, warga yang mendengar penyampaian Samsul Teapon mengaku andaikan mereka didatangi dan diberi pemahaman seperti salah satu komisioner ini maka pasti tidak terjadi seperti tadi. “kami tidak bermaksud membuat suasana gaduh, hanya saja kami melihat ada hal yang seharusnya tidak boleh terjadi seperti nepotisme  yang ditunjukkan pengelola kegiatan, andaikan kami dapat keterangan seperti bapak Sam, maka kami pasti akan cari yang berwenang mengatur,” kata warga masyarakat.

Menurut pantuan dadikanusantara di lokasi,  kegiatan peluncuran yang diisi dengan lagu-lagu hiburan rakyat kembali berjalan lancar setelah Samsul Bahri bertindak cepat di lapangan mengatasi persoalan. (ilo/reed)

banner 728x90banner 728x90banner 728x90banner 728x90banner 728x90
banner 728x90banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90