AMBON-SBT, DADIKANUSANTARA.COM – Warga masyarakat Geser kecamatan Seram timur, kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) Provinsi Maluku mengaku sangat bersyukur dengan ditingkatnya kapasitas pelayanan listrik dari 12 jam menjadi 24 jam di desa mereka serta Sembilan desa lainnya di SBT.
Salah satu masyarakat yang juga pelanggan PLN yang kesehariannya sebagai nelayan sangat senang, karena hasil tangkapannya tidak membusuk lagi karena sudah ada es yang bisa membuat ikan tetap segar. “ saya sebelumnya selalu buang banyak hasil tangkapan karena busuk, namun jika listrik sudah bisa dipakai hingga 24 jam berarti saya bisa menyimpan ikan hasil tangkapan di freezer dan tak busuk lagi,” kata Husein Amir seorang nelayan
Baca Juga : Kemenag Turunkan ONH 2025, Romo H.R : Kita Tunggu Rapat Panja Dengan DPR-RI
Amir juga mengucapkan banyak terimakasih kepada pemerintah yang bekerja sama dengan PLN guna memenuhi kebutuhan masyarakat, bukan hanya nelayan, tetapi seluruh masyarakat.
Untuk diketahui, peresmian listrik 24 jam ini dilaksanakan pada jumat (27/12/2024), untuk kebutuhan sepuluh lokasi yang didukung dengan asset kelistrikan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) yang tersebar di beberapa titik Geser, Ondor, Kiandarat, Olong, Dama, Waisileo, Serwaru, Kur, dan Jerol
Baca juga : Satu Tahun Bersama Media, Kapolres Ucapkan Terimakasih Kepada Jurnalis Sula
Sebagaimana dilansir dari rri.co.id, General Manager PLN UIW Maluku Maluku Utara, Awat Tuhuloula menyebutkan sebanyak 18.562 pelanggan yang tersebar di 10 lokasi akhirnya bisa merasakan layanan listrik 24 jam, awat bilang , langkah ini merupakan komitmen nyata PLN dalam menyediakan listrik yang berkeadilan bagi masyarakat.
“hari ini (kemarin/Red) PLN UIW MMU resmi meningkatkan layanan listrik dari 12 jam ke 24 jam bagi masyarakat di 10 lokasi, hal ini merupakan komitmen kamidalam menghadirkan listrik terutama di wilayah 3T,” kata Awat. (IL/Red)








