JAKARTA,DADIKANUSANTARA.COM – Ribuan masyarakat enggan bubar dari gerbang Monas meski pintu gerbang ditutup saat hendak masuk menyaksikan pelantikan kepala daerah kamis, (20/2/2025).
Masyarakat nekat halangi bus yang membawa kepala daerah menuju Monas agar panitia bersedia membuka gerbang monas. Aksi nekat yang berbuntut macet hingga ke depan istana membuat polisi lalu lintas harus mengambil langkah berkoordinasi dengan panitia dan petugas yang berjaga di gerbang.
“Kami kenapa dilarang masuk menyaksikan pelantikan pimpinan kami, bukankah digelar di Monas agar kami semua bisa berkumpul, tolong buka gerbang sekarang,” kata salah satu masyarakat yang marah karena dihalangi.
Karena bus yang ditumpangi kepala daerah tak bisa lolos, akhirnya koordinasi kepolisian bisa diterima dan gerbang di buka. Masyarakat akhirnya bisa masuk lokasi Monas. (Ilo/red)








