banner 728x90
Tajuk

Kambing Berrebut Sampah Ditengah Kota Sanana, Kota Peraih Adipura Tak Terurus

371
×

Kambing Berrebut Sampah Ditengah Kota Sanana, Kota Peraih Adipura Tak Terurus

Sebarkan artikel ini

SANANA, DADIKANUSANTARA.com -Nama besar Kepulauan Sula (Kepsul) sebagai kota bersih yang di berikan oleh Kementrian lingkungan hidup dimasa kepemimpinan Ahmad Hidayat Mus (AHM) sebagai bupati Kepsul kini enggan dipertahankan dimasa pemerintahan Fifian Adeningsi Mus (FAM) melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Mengapa tidak, dijalan utama tepat ditengah kota Sanana, terlihat jelas puluhan kambing saling berebutan sampah yang berhamburan ditepi jalan karena tidak diangkut mobil pengangkut sampah. Dari pantauan Tim Dadika Nusantara, sampah terlihat berhamburan dari pagi hingga jelang malam di beberapa titik seputar desa Fatcey Kecamatan Sanana.

banner 728x90

Sampah terlihat berhamburan di depan penginapan Yuki Ona, depan Eka Komputer, perempatan Kamas Mata, Masjid Tua Fatcey, Perempatan Tembok hingga pembatasan Fatcey Falahu. Sementara tong sampah semua terlihat full terisi sampah yang tak kunjung dibangkut.

Jai, salah satu warga yang geram dengan kondisi lingkungannya, ia menyampaikan pihaknya kesal karena anggaran kebersihan yang sudah ditetapkan melalui APBD terkesan tidak terrealisasi dengan baik. “kenapa sampah terkesan diabaikan, padahal anggaran kebersihan di APBD sudah diatur tapi kesannya realisasi tidak maksimal,” Kata Yadi salah satu warga desa Fatcey saat diwawancarai di depan penginapan Yuki Ona desa Fatcey (5/2/2024).

Tak hanya Jai, pengendara juga merasa tidak nyaman, karena gara-gara sampah kambing mondar mandir di jalan raya kota Sanana ibu kota kepulauan Sula. “kenapa sampah tidak diangkut, gara-gara sampah menumpuk kambing terobos jalan dan mengganggu kami pengendara,” kata Fit, salah satu pengandara.

Perempuan bermotor Yamaha Fino itu berharap pihak terkait tidak membiarkan sampah tersebut menumpuk berlarut-larut di tepi jalan. “tolong yang di dinas lingkungan hidup itu supaya angkat sampah dulu jangan diabaikan berlarut-larut karena selain merusak pemandangan kota, juga mengganggu kami pengendara,” tutu Fit. (ilo)

banner 728x90
banner 728x90banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90