SULA, DADIKANUSANTARA.COM – Memasuki 12 Rabiul awal, masyarakat desa Soamole kecamatan Sulabesi Tengah kabupaten Kepulauan Sula gelar pembacaan amal maulid nabi Muhammad SAW di masjid Nurul Yaqin desa Soamole, Jum’at, (5/9/2025).
Pembacaan amal yang dipimpin langsung kepala desa Soamole Salem Umagapit dan Imam desa Soamole H. Hamsah Umamit itu berlangsung setelah usai melaksanakan sholat isya berjamaah.

Di desa Soamole, yang dimaksudkan pembacaan amal Maulid nabi Muhammad SAW itu adalah menceritakan kembali kisah perjalanan Rasulullah SAW, dari masa kelahirannya hingga kenabiannya yang dibacakan dengan menggunakan bahasa arab, tidak dengan bahasa Indonesia.
Seperti desa lain di kepulauan Sula, masyarakat desa Soamole juga membawakan makanan yang terdiri dari ketupat, ikan, buah untuk dimakan bersama di masjid sebagai wujud kebersamaan.
Meski begitu, membaca kisah nabi dengan bahasa arab menjadi persoalan yang menyita perhatian sekelompok pemuda. Menurut mereka, kisa Rasulullah haruslah dibacakan dengan bahasa Indonesia agar anak-anak dan generasi muda dan masyarakat bisa mengetahui.
“Amal atau membaca kisah nabi ini harusnya menggunakan bahasa Indonesia agar masyarakat memahami kisah ini, karena tidak ada masyarakat di desa Soamole yang memahami arti dari bahasa arab,” kata Rusman Soamole
Rusman juga menyarankan, hendaknya kita bisa memahami tujuan pelaksanaan kegiatan membaca maulid, bukanlah cerimony dan bunyi gendang yang ingin kita gapai, tapi makna dalam setiap kisah nabi yang kita tau.
Untuk diketahui, Tak hanya Pemerintah desa dan masyarakat, di tengah tengah syaf pembacaan amal juga nampak Moh. Azwan desa Soamole anggota DPRD kabupaten Kepulauan Sula dari partai Golongan Karya serta Babinkamtibmas desa Soamole Bripka Irwan Umamit. (Ilo/red)









