SULA, DADIKANUSANTARA.COM – Nama desa Soamole yang dikenal sebagai salah satu desa terbersih di kabupaten Kepulauan Sula kini perlahan mulai memudar.
Mengapa tidak, belakangan ini jalan raya desa Soamole yang sebelumnya terjaga bersih dan rapi, kini sudah dipenuhi kotoran binatang dan sampah yang berhamburan.
Pemandangan jorok itu nampak di dusun I dan dusun II, dimana kotoran binatang berhamburan di badan jalan lebih dari 3 titik. Bahkan ada kotoran binatang yang dibiarkan kering dan menempel dengan aspal.
Setelah diinvestigasi pada Selasa (9/6/2026), ternyata hal ini disebabkan karena petugas kebersihan yang menangani areal tersebut tak bekerja.
Hal ini nampak jelas di ruang publik, bahwa pemerintah desa Soamole diduga tidak lagi memperdulikan soal kebersihan di desa.
Meski selalu membayar gaji petugas kebersihan setiap triwulan, tapi pemerintah desa tidak memperkuat daya kontrol atas pekerja itu sendiri.
Masri Soamole, salah satu masyarakat desa Soamole mengaku kecewa dengan pemerintah desa Soamole, karena sudah berkali kali didatangi untuk meminta konsentrasi full melihat desa dari semua sektor, tapi nyatanya terkesan tak digubris.
“Kenapa hal seperti kebersihan ini saja jauh dari perhatian pemerintah desa, harusnya keadaan lingkungan tak seburuk ini, karena ada anggaran kebersihan yang digunakan bayar gaji petugas,” kata Masri.
Masri berharap secepatnya pemerintah desa bisa mengambil langkah kongkrit soal kebersihan di desa. ” Tolong jangan dibiarkan, segera pemerintah desa mengambil langkah untuk menjaga desa tetap bersih,” tutup Masri Soamole. (Ilo/red)














