SANANA,DADIKANUSANTARA.com – Pada umumnya, siswa yang menyelesaikan studi disuatu jenjang pendidikan akan langsung memperoleh ijazah, namun tidak dengan SMP negeri 3 Sulabesi Tengah yang sampai saat ini masih ada ijazah yang menumpuk di sekolah karena diduga adanya beban yang diberikan kepada siswa untuk pengambilan ijazah.
Salah satu wali murid menyampaikan, sampai saat ini anaknya belum dapat ijazah padahal sudah setahun berlalu. “anak saya lulus 2023 tapi sampai 2024 belum juga dapat ijazah,” kata wali murid yang tidak mau namanya diberitakan.
Tak hanya wali murid, tim dadika nusantara juga berhasil memperoleh informasi dari salah satu guru di SMP N. 3 Sulabesi Tengah yang membenarkan hal itu. Namun demi menjaga hubungan dengan kepala sekolah, guru tersebut minta untuk namanya tidak ditulis dalam pemberitaan.
“Benar disana (di SMP N. 3 Sulabesi Tengah) banyak ijazah yang masih ada di sekolah, bahkan dari tahun 2023 lalu,” kata salah satu guru yang terlanjur membuka cerita ditengah masyarakat dan berhasil di rekam oleh tim dadikanusantara.com sabtu, (25/5/2024).
Untuk diketahui, SMP Negeri 3 Sulabesi Tengah terletak di desa Waiman Kecamatan Sulabesi Tengah kabupaten Kepulauan Sula.
Sekolah ini didirikan pada tahun 2009 lalu dan sudah di akreditasi pada tahun 2017 dengan grade C dan memperoleh nilai 79 dari BAN-S/M (Badan Akreditasi Nasional) Sekolah/Madrasah.(ilo/reed)










