SANANA,DADIKANUSANTARA.COM – Kehadiran pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) Fifian Adeningsi Mus dan Saleh Marasabessy (FAM-SAH) di desa Pohea kecamatan Sanana Utara nampak sangat berarti bagi masyarakat setempat, senin, (28/10/2024).
Pasalnya, segala bentuk harapan dicurahkan kepada paslon FAM-SAH melalui orasi politik putra asli desa Pohea, Idham Umamit (mantan anggota DPRD Sula).
“selain menyampaikan orasi politik ini, saya juga diberi amanah untuk sampaikan harapan masyarakat desa Pohea ke ibu bupati, mereka yakin ibu dan Pa Saleh menang jadi mereka hanya minta berikan penerangan dan bangun jalan menuju komplex rumah tujuh serta bantu tuntaskan masjid yang makrak itu,” kata Idham Umamit
Mendengar permintaan masyarakat, FAM dalam orasinya mengaku akan memenuhi dua permintaan dalam waktu singkat diantaranya soal penerangan dan jalan, sementara soal masjid, ia bilang sudah ada langkah yang ia tempuh salah satu diantaranya adalah mendatangkan tim ahli konstruksi bangunan guna mendapat petunjuk merampungkan bangunan peninggalan Hendrata Thes.
“Bapak ibu saya mau kase tau kalau saya tidak mau janji-janji politik, tapi secepatnya kebutuhan penerangan dan jalan akan segera saya penuhi dan soal masjid bui-bui (Gagal konstruksi) itu saya sudah datangkan tim ahli dan katanya harus bongkar setengah dari bangunan itu untuk di buat baru agar kuat,” tambah Cabup nomor 2 Fifian Adeningsi Mus
Fifian Juga bilang, soal masjid ini kita tidak serta merta langsung bisa buat, karena status pembangunan masjid ini sudah di Black List KPK. “Saya tetap akan upayakan bangunan masjid Pohea ini segera dapat dibangun, tentunya kita harus bisa berkoordinasi dengan lembaga terkait atas niat baik kita,” tutup Fifian. (ilo/red).










