TERNATE, DADIKANUSANTARA.COM – Gempa berkekuatan 7,6 Magnetudo menyebabkan sebahgian gedung kampus Universitas Khairun (UNKHAIR) Ternate Maluku Utara alami kerusakan.
“Benar, di kampus Unkhair terjadi kerusakan bangunan kampus, tepatnya di gedung SBSN dan beberapa ruang belajar, namun masih kategori rusak ringan,” kata Bagian Humas dan Protokoler Universitas Khairun Ternate M.Imron Kadir saat diwawancarai melalui via WhatsApp pada kamis (2/4/2026).
Sebagai sebuah langkah ikhtiar, Rektor Unkhair Ternate Prof, Dr. Abdullah W. Jabid mengeluarkan surat himbauan dengan nonor: 1705/DST/UN44/RT.12/2026 yang berisi 6 poin penting bagi seluruh civitas akademika universitas Khairun Ternate diantaranya :
1. Meningkatkan Kewaspadaan
2. Memantau informasi resmi
3. Menjaga Keamanan Lingkungan
4. Kesiapsiagaan menghadapi keadaan darurat
5. Berkoordinasi dan Pelaporan
6. Menjaga ketertiban dan Kenyamanan
“Benar, di kampus Unkhair terjadi kerusakan bangunan kampus, tepatnya di gedung SBSN dan beberapa ruang belajar, namun masih kategori rusak ringan,” kata Bagian Humas dan Protokoler Universitas Khairun Ternate M.Imron Kadir saat diwawancarai melalui via WhatsApp pada kamis (2/4/2026).
Imron juga menyampaikan, soal informasi mahasiswa dipulangkan itu disampaikan melalui Fakultas tertentu sebagai langkah ikhtiar akan situasi terkini Maluku Utara.
Dari heanpon seorang mahasiswi FKIP, beredar pesan singkat dekan bidang akademik, dengan isi pesan,
“Bapak/ibu KPS dan Dosaen berhubung situasi belum bisa dipastikan kedepan seperti apa dan ada potensi tsunami, maka utk menghindari hal” yg tidak diinginkan. Kami memohon untuk mahasiswa dipulangkan dan menghindari berkegiatan di gedung bertingkat, Wakil Dekan Bid. Akademik, Tembusan Dekan,”
Untuk diketahui juga, ada beberapa plafon di kamus juga runtuh akibat goncangan gempa bahkan beberapa titik bangunan juga mengalami retakan. (Ilo/red)












