SANANA,DADIKANUSANTARA.com – Fifian Adeningsi Mus Bupati Kepulauan Sula (Kepsul) Maluku Utara (malut) kembali menyinggung pemerintahan Hendrata Thes dan Zulfahri Abdullah Duwila pada periode 2015-2020 terkait sumbangan terhadap anak yatim dan para janda di bulan ramadhan.
“laki-laki dua orang kemarin itu bikin seperti ini atau tidak, yang begini-begini cuman perempuan saja yang bisa,” kata Fifian Adeningsi Mus saat sambutan di desa Jerre di kecamatan Mangoli Tengah.
Sayangnya mantan bupati Kepsul Hendrata Thes (HT) tidak menanggapinya dengan kepala panas, melainkan HT memberi pernyataan bernada nasehat dan sekaligus menyampaikan sikap siap bertarung di pilkada Sula lagi.
“kasihan, harusnya masyarakat itu diberi pemahaman dan pendidikan politik yang baik, apalagi sebagai seorang pemimpin, jangan karena keegoisan, kita malah menebarkan kebencian di masyarakat, untuk sebuah perubahan saya siap maju sebagai calon bupati Sula” kata Hendrata Thes
HT juga menyampaikan, politik itu pasti ada perbedaan, tapi bukan berarti kita tidak bisa bersaudara. “Politik itu pasti beda pilihan, tapi jangan karena politik kita tidak bisa bersaudara, karena orang Sula itu Selalu menjunjung tinggi rasa Basanohi,” Tutup HT. (ilo)










