SANANA,DADIKANUSANTARA.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten Kepulauan Sula Maluku Utara melalui ketua Teknis Penyelenggara Pemilu menyampaikan informasi yang disampaikan oleh peserta terkait tak dimulainya kegiatan pada pukul 7:00 WIT-11:00 hingga melahirkan kesan KPU menelantarkan PPK dan PPS itu tidak benar.
” kalau bilang kami menelantarkan PPK dan PPS itu tidak benar, karena dari jam 7 sudah ada pelayanan pembayaran SPPD bagi peserta,” kata ketua divisi Teknis Penyelenggara Pemilu Hamida Umalekhoa (11/11).
Hamida menambahkan, jika terlihat ada yang di emperan dan diluar ruangan itu karena belum giliran pembayarannya antri, kami dahulukan yang terjauh.
“Pembayaran perjalanan dinas dimulai dari kecamatan Mangoli Barat dan Mangoli Utara l agar bisa berkesempatan berangkat dengan kapal, sementara PPS dan KPPS kecamatan yang lain masih antri menunggu giliran,” tambah Hamida Umalekhoa.
Kedatangan ratusan penyelenggara adhok di Taufik center itu dalam rangka bimtek pungut hitung dan penggunaan aplikasi sirekap. Mida sapaan Akrab Ketua divisi teknis penyelenggara pemilu itu menjelaskan, sudah 100% berhasil aktivasi aplikasi sirekapnya.
Kegiatan bimtek ini oleh KPU sudah berjalan lancar selama 3 hari, mulai 9 – 11 november 2024.
Sebagai anggota KPU Sula, Hamida mengajak semua masyarakat kabupaten Kepulauan Sula untuk sukseskan pemilihan serentak pada 27 november mendatang.
“saya mengajak semua masyarakat kabupaten Kepulauan Sula untuk sukseskan pilkada dengan menyalurkan hak suara di TPS masing-masing dengan mengikuti ketentuan yang diatur,” Tutup Hamida Umalekhoa Ketua divisi teknis penyelenggara pemilu KPU Kepsul.(ilo/red).












