SANANA, DADIKANUSANTARA.COM – Inspektur Inspektorat kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) Maluku Utara Kamarudin Mahdi kembali mengevaluasi kinerja kepala desa (kades) se Kepulauan Sula rabu, (12/2/2025)
Baca Juga : Ada Miras di KM.Permata Obi Lagi, Polres Berhasil Ungkap Penyelundupan
Kamarudin Mahdi yang memimpin langsung rapat tersebut menyampaikan agenda pertemuan dengan kepala desa itu terfokus pada dua hal penting diantaranya evaluasi penggunaan anggaran dan evaluasi kinerja pemerintah desa.
“Kami buat rapat bersama kades untuk dua hal penting, mengevaluasi penggunaan anggaran dan kinerja pemerintah desa di tahun-tahun sebelumnya untuk perbaikan di tahun 2025 serta tahun-tahun yang akan datang lebih baik lagi,” kata Kamarudin Mahdi Inspektur Inspektorat Sula.
Baca juga : Datangi Langsung Kementrian, Kadis Pendidikan Dapat Jatah Rehab 8 SD
Kami ini lanjut Kamaruddin, ikut mengawal pemerintah desa mulai dari tahap perencanaan sampai pada realisasi. Tujuan dari semua ini adalah membantu pemerintah desa agar tidak keliru dalam merumuskan berbagai program serta bentuk penganggarannya.
Dalam pertemuan, inspektur juga ingatkan para kades agar tidak kaku dalam menyusun program dan penganggarannya, namun koordinasi dengan pihak inspektorat itu sangat penting agar anggaran program sesuai ketentuan.
Baca juga:Pengendara Harap Tertib, Polres Sula Gelar Operasi Keselamatan Kieraha.
“Saya juga sudah ingatkan kades untuk tidak kaku dalam menyusun program serta terus berkoordinasi dengan inspektorat agar anggaran dalam satu kegiatan benar-benar sesuai,” tambah Kamarudin Mahdi.
Ia juga menjelaskan, inspektorat akan juga mereview kembali program dan besaran anggaran yang ditetapkan oleh desa untuk disesuaikan, jika kegiatan anggarannya membengkak akan ditinjau untuk dikurangi, jika anggaran yang ditetapkan tidak memenuhi target pembangunan atau kegiatan tertentu maka inspektorat memerintahkan untuk dinaikan jumlah anggaran.
“Kami juga meninjau biaya setiap kegiatan, jika tak sesuai, maka kami sesuaikan, kalau anggaran terlalu banyak kami perintah untuk dikurangi, tapi jika kurang kami juga sampaikan untuk dinaikkan,” tutup Kamarudin (ilo/red)








