SANANA, DADIKANUSANTARA.COM – Pejabat Kepala desa Waiboga kecamatan Sulabesi Tengah kabupaten Kepulauan Sula Mustafa Saniapon dinilai gagal total membangun desa Waiboga selama tiga tahun memimpin.
Baca juga : Perkuat Solidaritas Kader DPD PAN Kepulauan Sula Gelar Halal Bi Halal
Masyarakat yang tergabung dalam Front Waiboga Revolusi itu menggelar aksi di depan kantor desa Waiboga. Dalam berorasi masa menuntut kepala desa bisa keluar dan mempertanggungjawabkan, karena tak kunjung keluar, masa aksi membakar ban mobil bekas.

“Pemerintah desa dibawah kepemimpinan Pejabat Pemerintah desa Mustafa Saniapon dinilai gagal karena tidak ada pertanggungjawaban pengelolaan pemerintah desa, anggaran ratusan juta yang diperuntukkan pembuatan rumpon dinilai tidak tepat sasaran, bahkan pengangkatan aparat desa tidak sesuai ketentuan regulasi,” kata Andi Umaaya
Kades yang tak kunjung keluar membuat masa berinisiatif untuk memboikot kantor, mendengar sikap masa aksi, pejabat kades langsung keluar untuk gelar hearing.
Baca juga : Sat Polairud Polres Sula Gagalkan Puluhan Botol Miras Masuk Ke Sula
Dalam hearing tuntutan masa aksi yang dituangkan pada lembaran pernyataan sikap itu dijejaki satu persatu oleh masa aksi. Namun setiap jawaban kades dianggap tidak pas sesuai harapan masyarakat, dan juga kades mengaku benar kalau tidak pernah menyampaikan laporan pertanggungjawaban.

“Benar, saya selaku pejabat belum melakukan penyampaian laporan pertanggungjawaban kepada masyarakat soal pengelolaan pemerintahan desa,” kata Pejabat kepala desa Waiboga Mustafa Saniapon.
Masyarakat yang tak terima jawaban pejabat kades, meminta segera pejabat kades Waiboga Mustafa Saniapon mengundurkan diri.
“Bapak tidak layak, dari sisi pemahaman penyelenggaraan pemerintahan, dan tolong segera menyampaikan kepada masyarakat kalau bapak mundurkan diri,” kata Aryanto Tidore.
Masa aksi juga telah mendatangi BPD untuk persoalan Pejabat kades, dan masa aksi juga akan datangi kantor camat Sulabesi Tengah untuk menuntut segera merekomendasikan pemberhentian pejabat kepala desa Waiboga. (Ilo/red).








