Taliabu, DADIKANUSANTARA.COM – Pelayanan di SPBU Bapenu kecamatan Taliabu Selatan sempat dikeluhkan warga. Namun insiden tersebut direspon cepat pihak kepolisian setempat.
Kapolsek Pulau Taliabu, AKP Abdul Rahim Umaternate, langsung menghubungi warga dan pihak SPBU pada Selasa, (6/1/2026), dan berhasil menyelesaikan persoalan tersebut, antara Munandar Manengka selaku warga yang memprotes pelayanan SPBU dan pihak Pengelola SPBU.

“Saya sudah mediasi dua belah pihak, dan ternyata hanya kesalahpahaman, dan warga yang memprotes juga minta maaf atas apa yang terjadi, dan pelayanan SPBU mulai sekarang akan berjalan normal,” kata Kapolsek Pulau Taliabu, AKP. Abdul Rahim Umaternate.
Dalam pertemuan, Munandar Manengka menyampaikan permohonan maaf atas aksi protes yang ia lakukan, ia juga mengakui kalau emosi yang ia luapkan itu dipicu oleh kecapean mengantri BBM.
“Saya minta maaf kepada seluruh masyarakat Taliabu, ini hanya kesalahpahaman, tolong jangan dibesar besarkan, saya akui kalau saat itu, waktu pelayanan telah selesai, karena sudah terlanjur antri begitu lama, jadi saya kesal karena tak dapat minyak,” ungkap Munandar Manengka, akui kehilafannya
Terpisah, Suryati selaku pengelola SPBU juga menyampaikan, kalau jergen yang dilayani SPBU adalah milik masyarakat nelayan. “Jerigen yang ada di SPBU itu adalah milik masyarakat nelayan,” tegas Suryati.
Selaku Kapolsek, AKP. Abdul Rahim Umaternate juga menyampaikan, pihak kepolisian akan selalu mengawasi penjualan minyak, agar tidak lagi menimbulkan hal-hal yang sama tidak diinginkan.
“Kami akan mengawasi penjualan BBM agar kedepan tidak lagi ada hal seperti ini, agar pelayanan berjalan lancar untuk kebutuhan masyarakat,” tutup AKP Abdul Rahim Umaternate. (Izal/Ilo).








