TALIABU, DADIKANUSANTARA.COM – Warga desa Bapenu kecamatan Taliabu Selatan kabupaten Pulau Taliabu akhirnya meluapkan kekecewaannya terhadap kepala desa dengan memboikot kantor desa, kamis, (17/7/2025).
Warga juga meminta, Kajari Pulau Taliabu segera memeriksa kepala desa Bapenu yang diduga menyelewengkan anggaran DD 2 tahun terakhir.
“selama tahun 2018-2025 tidak perna melihat pembangunan fisik di desa Bapenu, jadi kami harapkan penegak hukum dalam hal ini Kajari Pulau Taliabu untuk bisa memanggil dan memeriksa yang bersangkutan atas dugaan penyelewengan DD” kata La Ode Ilyas.

Sikap tegas warga Bapenu ini diawali dengan demonstrasi yang didasarkan pada dugaan penyelenggaraan pemerintahan desa yang dinilai tertutup dan merugikan publik. Tak hanya itu, aparat desa juga tidak berkantor untuk melayani masyarakat.
La Ode Ilyas sebagai korlap dalam aksi juga menyampaikan, warga desa Bapenu akan juga datangi instansi penegak hukum untuk meminta segera di proses hukum demi memastikan kemana uang negara itu mengalir.
“Kami masyarakat juga akan ke lembaga penegak hukum untuk melaporkan persoalan dugaan ini, agar uang negara bisa diselamatkan,” tutup La Ode Ilyas. (Izal/ilo)








