SANANA,DADIKANUSANTARA.COM – Adanya keluhan pelanggan atas layanan air minum sering dipolitisasi dan diwacanakan seakan Bupati Sula, Fifian Adeningsih Mus tidakĀ peduli dengan pelayanan air minum di Kabupaten Kepulauan Sula.
begitulah pernyataan Direktur PDAM Kepulauan Sula, Munir Banapon yang membantah tegas tudingan tersebut.
Munir mengatakan tuduhan tersebut tidak mendasar dan terkesan dipolitisasi. Faktanya Bupati FAM sangat peduli. Pada pemerintahannya,
Penyertaan Modal di PDAM yang sejak jaman Bupati AHM Rp. 3,5 M, pada Bupati FAM ditambah dana menyertaan di Tahun 2021 sebesar 1,5 M untuk pemasangan 800 SR bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Selain itu, dilakukan pemasangan 4 KM Jaringan Distribusi Bagi (JDB) di beberapa tempat yg belum terlayani air minum.
“Tudingan atas bupati Sula yang katanya tidak peduli air bersih itu salah, nyatanya selain beri tambahan anggaran, bupati juga mengarahkan PDAM untuk lakukan inovasi agar memperluas cakupan layanan dengan memberi diskon gila-gilaan bahkan 1 tahun sampai 3 kali diskon pemasangan sambungan baru yaitu di Ultah Kabupaten, HUT RI dan Akhir Tahun,” kata Direktur PDAM Munir BanaponĀ saat diwawancarai lewat via whatsapp selasa, (12/7/2024).
Untuk Tahun ini Bupati FAM juga mengusulkan kepada Kementerian PU melalui dana inpres agar Sula bisa dapat bantuan pemasangan ratusan SR baru dan jaringan distribusi umum (JDU) serta jaringan distribusi bagi (JDB) dgn anggaran sebesar Rp. 4.384.050.000 dan itu sdh disetujui untuk diprogramkan.
“mari kita semua sama-sama berdoa semoga terobosan ke kementrian yang dilakukan ibu bupati itu segera terrealisasi, jangan kita turut terprofokasi,” tambah Munir (ilo/reed)









