SANANA,DADIKANUSANTARA.com – Menjelang ramadhan 1445 H 2024 M, di Kepulauan Sula (Kepsul) harga beberapa bahan pokok masih stabil seperti minyak goreng, bawang rica, tomat dan kacang-kacangan masih terbilang stabil, akan tetapi beras dan gula pasir di pasar Basanohi Sanana naik hingga Rp, 16.000 / kg.
Warga Kepsul sendiri mengaku dengan keadaan ekonomi yang sulit ini harusnya beras tidak mahal, apalagi tinggal 7 hari memasuki bulan ramadhan.
“Beras itu kebutuhan utama kita, jika harganya sampai mahal itu ya tentu kami pasti kesulitan, apalagi dengan keadaan ekonomi seperti ini, ditambah lagi sudah mau puasa, tolonglah pecahkan masalah harga ini biar jangan terlalu mahal,” kata Sadia salah satu warga yang ditemui saat hendak berbelanja di pasar Basanohi Sanana selasa, (5/3/2024).
Terpisah, H. Arifin pemilik lapak jualan menjelaskan, proses mahalnya harga beras bukanlah disengajai oleh pedagang akan tetapi itu disebabkan karena persediaan (Sulawesi) dan jalur distribusi yang menyebabkan harganya naik.
“beras ini di pasok dari Sulawesi dan karena hasil produksi pertanian yang terbatas (gagal panen) serta proses pendistribusian hingga ke Sula yang menyebabkan harganya naik,” Kata H. Arifin pedagang di pasar Basanohi Sanana.
Sementara gula pasir saat ini dijual dengan harga 19 – Rp, 20.000 / kg, mengalami kenaikan harga sekitar 1000 – Rp, 2.000 / kg.
Sementara menurut Arifin, minyak goreng merek golko tururun harga hingga Rp, 5.000 dari harga Rp, 80.000.
Sementara Aminah pedagang Barito (Bawang, rica, tomat) menyampaikan harga tomat sudah normal di kisaran Rp, 20.000/kg sementara bawang Rp, 40.000/kgb dan rica Rp, 30.000/kg. (ilo)










