banner 728x90
banner 728x90
BeritaNasional

Dr. Yahya Waloni, Tutup Usia Saat Mengakhiri Khotbah Idul Adha 1446 H

811
×

Dr. Yahya Waloni, Tutup Usia Saat Mengakhiri Khotbah Idul Adha 1446 H

Sebarkan artikel ini

MAKASSAR, DADIKANUSANTARA.COM – Dr. Yahya Yopie Waloni sekaligus Ustad asal Manado itu tutup usia setelah usai menyampaikan khotbah idul Adha 1446 H di Masjid Darul Falah Minasa Upa kelurahan Gunung Sari Rappocini kota Makassar, Jum’at, (6/6/2025).

Dikatakan, Yahya Waloni terjatuh saat masih kotbah diatas mimbar, tubuhnya menjadi lemas, ia kemudian dilarikan ke RS Bahagia Minasa Upa.

banner 728x90
Ustad Yahya Waloni

“Dia (ustad) terjatuh saat usai khotbah kedua, sepertinya dirinya sudah bertarung hebat untuk menyelesaikan khotbahnya diatas mimbar, belum juga sempat turun, ia langsung terjatuh, dan jama’ah membawanya ke RS Bahagia,” kata salah satu jamaah.

Di rumah sakit ia kemudian dinyatakan meninggal dunia oleh pihak rumah sakit usai penanganan pihak medis.

Sosok yang dikenal tegas dan rasional ini menyimpan seribu kenangan berarti bagi kaum muslimin, baik dikalangan masyarakat biasa maupun para aktivis. Pemikiran filsafatnya yang kritis dan tajam mampu menjadi asbab baginya untuk memeluk Islam pada tahun 2006.

Ia bukan sekedar memeluk Islam atas nama dirinya, melainkan keislamannya mampu menjadi contoh bagi pemeluk islam yang lain yang dianut dari nenek moyang.

Sebelum menjadi seorang muslim yang revolusioner, sosok yang penuh kontradiksi bagi kaum Kristen ini adalah seorang pendeta terkenal, dan pernah menjadi Rektor Sekolah Tinggi Theologia (STT) Calvinis Ebenhaezer di Sorong tahun 1997-2004, ia juga pernah terdaftar sebagai pemuka agama pada Badan Pengelola Am Sinode GKI di Tanah Papua, Wilayah VI Sorong-Kaimana.

Jenazah Ustad Yahya Waloni usai divonis meninggal dunia di RS Bahagia Minasa Upa Makasar

Ustad Yahya Waloni lahir di Minahasa, Manado, 30 November 1970 dan meninggal di Minasa Upa Makassar pada 6 Juni 2025 dengan usia 54 tahun 7 bulan.

“Saya tidak masuk Islam, tapi islam masuk ke saya” sebuah kalimat yang cukup menggugah hati setiap muslim yang mendengar, sekaligus sebagai bentuk pembuktian tertinggi akan nilai otak yang Allah berikan kepada manusia, otak akan menjadikan seorang mulia jika dijalankan atas rasionalitas kaidah logika yang kongkrit.

Terhitung lebih dari 18 tahun, Yahya Waloni memeluk dan menyebarkan siar Islam, hingga harus dipidana karena amanah undang-undang tentang SARA. Ia ditangkap di Cibubur pada 26 agustus 2021. (Iwan/Redaksi)

banner 728x90banner 728x90banner 728x90banner 728x90banner 728x90
banner 728x90banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90