SANANA, DADIKANUSANTARA.com -Satudari dua putra terbaik Kabupaten Kepulauan Sula yang berhasil ikut pendidikan Akademi Militer (AKMIL) kini memilih jadi prajurit Komando Pasukan Khusus kebanggaan militer Indonesia.
Kedua putra terbaik Sula yaitu Letda Inf. Muhamad Reska Umasangaji, S.T.R. Han. dan Kapten Arm. Ali Sabri Timin, S.T.Han.
Namun Kapten Arm. Ali Sabri Timin yang lebih dulu menyelesaikan pendidikan Akmil itu tak ikut pendidikan baret merah sementara Letda Inf. Muhamad Reska Umasangaji, S.T.R. Han. baru saja mengikuti pembaretan di Cilacap sabtu, (18/5/2024).
Dalam pembaretan yang dipimpin Danjen Kopasus Brigjen TNI Djon Afriandi menyampaikan, pembaretan bukan akhir dari tugas seorang komando melainkan awal dari langkah seorang komando.
“Berbanggalah kalian parjurit yang telah berhasil melalui seluruh tahapan dengan baik. Namun, ingat penutupan pendidikan komando ini bukan akhir dari perjuangan. Tapi merupakan langkah awal kalian berkarya dan mengabdi kepada bangsa dan negara Indonesia sebagai Prajurit Kopassus”, kata Danjen Kopassus. Brigjen TNI Djon Afriandi.
Reska yang lahir di Sanana pada 22 September 1999 merupakan putra pertama dari tiga bersaudara pasangan Bapak Sertu Burhan Umasangaji, yang saat ini berdinas di Korem 152 Babullah Ternate, dan Ibu Marwia Timin, S.I.P, staf ASN di Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Maluku Utara.
Sementara Sabri adalah putra dari Armin Timin, lahir di Ternate pada 04 November 1991.
Marwiah, Ibunda Reska yang turut hadir dalam pelantikan putranya sebagai pasukan khusus mengaku sangat bangga, putranya berhasil jadi pasukan elit Indonesia. “Saya sangat bersyukur anak saya dapat kesempatan dan mampu melewati semua tahapan latihan dan menjadi KOPASUS,dengan latar sebagai seorang Akademi Militer,” kata Marwia
Sebagai ibunda, Marwiah berharap putranya dapat mengemban tugas negara sebaik mungkin
“Semoga tetap rendah hati dan tanggung jawab. Tempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas segalanya,” tutup Marwia. (ilo/reed)









