TERNATE,DADIKANUSANTARA COM – Krisis keterbukaan Informasi dalam menghadapi isu di publik, Rektor Universitas Khairun Ternate Prof. Dr. Abdullah W. Jabid, SE., MM., diminta evaluasi kepala Biro Umum dan Humas, Senin (12/1/2026).
Ketua Seni Dan Budaya Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Unkhair Kepulauan sula Hasman Sangadji mengatakan, banyak publik memperbincankan tentang kerja-kerja Humas Unkhair yang dinilai kurang efekrif, terutama penyebaran informasiĺ.
“Penyebaran Informasi UKT, Kubermas, Wisuda, penerimaan mahasiswa baru, termausk kegiatan penelitian dosen tidak ada sama sekali, termasuk pendaftaran mahasiswa baru, mulai dari gelombang pertama sampai gelombang ketiga,” ujarnya
Dijelaskannya, peran humas itu, harus bisa membantu kampus untuk menghadapi isu publik dalam memberikan edukasi dan informasi mengenai isu-isu liar. Mengingat, keterbukaan informasi kampus itu penting untuk meningkatkan akuntabilitas, dan mendukung tata kelola yang baik, serta mengelola informasi di era digital untuk menjaga citra positif kampus di mata publik.
“Saya menilai kepala Biro Umim dan Humas Unkhair tidak mampu mengelola informasi serta tidak bisa menyelesaikan kritik yang disampaikan oleh mahasiswa lewat media,” cetusnya.
Hasman juga menilai dalam beberapa tahun ini Unkahir tidak lagi mendapatkan penghargaan Informasi Publik, mulai dari 2023-2025. Berbeda dengan humas sebelumnya. “Sebagai alumni Unkhair menyaksikan, bahwa kerja-kerja Humas sebelumnya, mampu mengelola informasi.
“Kami meminta Rektor Unkahir segera mengevaluasi kepala Biro Umum dan Humas,” pungkasnya. (Red)








