JAKARTA, DADIKA_NUSANTARA – Sejak ditetapkan dirinya sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia (RI) pada 2 desember 2024 lalu, Hasto Kristiyanto tak diam saja atas takdirnya.
Sekretaris jenderal partai PDI-P itu mengaku mengetahui segala skema kejahatan petinggi negara yang akan tergambar dalam puluhan video di tangannya.
Baca juga : Kemenag Turunkan ONH 2025, Romo H.R : Kita Tunggu Rapat Panja Dengan DPR-RI
Sebagaimana dilansir dari CNN, Juru Bicara DPP PDIP Guntur Romli mengatakan, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto sudah menyiapkan sejumlah video pilihan yang akan mengungkap berbagai kasus dugaan korupsi para petinggi negara.
“menariknya adalah Mas Hasto sudah membuat pilihan video, itu adalah tadi yang disampaikan itu yang pertama, kan ada lanjutan puluhan video, yang juga di situ akan membongkar dugaan keterlibatan petinggi-petinggi negara kasus korupsi,” kata Guntur lewat unggahan di akun Instagram, Kamis (26/12) malam.
Juru Bicara DPP PDIP Guntur Romli mengatakan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto sudah menyiapkan sejumlah video pilihan yang akan mengungkap berbagai kasus dugaan korupsi para petinggi negara.
Baca juga:Apartemen di Jakarta Selatan Meledak, 3 Orang Korban
Guntur yakin jika video itu dirilis akan mengagetkan dan mengubah peta pemberantasan korupsi dan opini publik.
“Yang menarik adalah Mas Hasto sudah membuat pilihan video, itu adalah tadi yang disampaikan itu yang pertama, kan ada lanjutan puluhan video, yang juga di situ akan membongkar dugaan keterlibatan petinggi-petinggi negara kasus korupsi,” kata Guntur lewat unggahan di akun Instagram, Kamis (26/12) malam.
Guntur yakin, jika sejumlah video ini diviralkan, pasti merubah peta pemberantasan korupsi di Indonesia
“Video ini kalau dirilis akan menggemparkan. Akan mengubah peta pemberantasan korupsi, opini publik. Dan luar biasa. Karena yang akan disebut nama-namanya dan buktinya sungguh mencengangkan,” tambah Guntur.
Untuk diketahui, Hasto Kristiyanto ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK karena diduga terlibat dalam kasus suap Harun Masiku.
Ketua KPK Setyo Budiyanto menyampaikan Hasto berupaya agar Harun Masiku lolos menjadi Anggota DPR RI 2019-2024 melalui penempatan daerah pilihan di Sumatera Selatan I hingga melobi Anggota DPR RI 2019-2024 terpilih Riezky Aprilia yang berasal dari dapil sama untuk mengundurkan diri dan digantikan Masiku.
Seperti diketahui, dalam proses pemilihan legislatif tahun 2019, Masiku hanya mendapatkan suara sebanyak 5.878. Sedangkan Riezky mendapatkan suara sebanyak 44.402. ”Hasto berperan menempatkan Masiku pada Dapil 1 Sumsel padahal berasal dari Provinsi Sulawesi Selatan,” ungkap Setyo dalam konferensi pers di Gedung KPK. (ilo/red)


















