NEW YORK, DADIKANUSANTARA.COM — Timnas Norwegia berhasil ikat mati Timnas Brazil di Metlife Stadium New York Amerika serikat di putaran 16 besar piala dunia 2026.
Tim berjuluk Selecao itu dipaksa pulang dari setelah dikalahkan Norwegia 2-1 pada babak 16 besar, Senin (6/7/2026).
Sejak peluit kick-off dibunyikan, Brazil langsung mengambil alih permainan. Vinicius Junior, Matheus Cunha dan Bruno Guimarães bergantian menekan pertahanan Norwegia yang dipimpin Kristoffer Ajer. Namun, Norwegia tetap tenang dan disiplin menjaga lini belakang.
Peluang emas pertama Brazil datang pada menit ke-10 ketika Matheus Cunha dijatuhkan Kristoffer Ajer di dalam kotak penalti. Setelah mendapat konfirmasi VAR, wasit menunjuk titik putih. Empat menit kemudian, tepat pada menit ke-14, Bruno Guimarães maju sebagai eksekutor. Namun tendangannya berhasil ditepis dengan gemilang oleh kiper Ørjan Nyland. Penalti yang gagal itu menjadi awal petaka bagi Brazil.
Setelah selamat dari ancaman tersebut, Norwegia mulai berani keluar menyerang. Martin Ødegaard mengatur permainan dari lini tengah, sementara Andreas Schjelderup dan Antonio Nusa beberapa kali merepotkan pertahanan Brazil. Meski demikian, hingga turun minum kedua tim masih bermain imbang tanpa gol.
Memasuki babak kedua, Brazil kembali mendominasi penguasaan bola. Sejumlah peluang diciptakan Vinicius Junior, Gabriel Martinelli hingga pemain pengganti Neymar. Namun buruknya penyelesaian akhir membuat semua peluang terbuang sia-sia, sementara Ørjan Nyland tampil luar biasa di bawah mistar gawang Norwegia.
Ketika pertandingan memasuki menit ke-79, petaka bagi Brazil benar-benar datang melalui kepala Erling Haaland.
Andreas Schjelderup mengirim umpan silang akurat dari sisi kiri yang disambut sundulan keras Erling Haaland. Bola meluncur ke gawang Alisson dan membawa Norwegia unggul 1-0.
tertinggal 1 gol dari Norwegia, Timnas Brazil berusaha menyamakan kedudukan dengan bermain lebih terbuka. Namun Norwegia terus tampil sebagai hantu yang menakutkan bagi Timnas Brazil di negeri Paman Sam.
Mengap tidak, tepat pada menit ke-90, Andreas Schjelderup kembali menjadi kreator serangan. Umpannya diterima Erling Haaland yang langsung melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti ke pojok kanan bawah gawang, dan langsung merubah Skor menjadi 2-0 untuk Norwegia.
Pada masa injury time, Brazil kembali memperoleh hadiah penalti setelah Casemiro dilanggar Leo Østigård di dalam kotak terlarang. Neymar yang masuk sebagai pemain pengganti sukses mengeksekusi penalti pada menit 90+10 sehingga memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2. Namun gol tersebut hanya menjadi hiburan karena dua menit kemudian wasit Ismail Elfath meniup peluit panjang tanda pertandingan berakhir.
Kemenangan 2-1 memastikan Norwegia mencetak sejarah dengan lolos ke perempat final Piala Dunia untuk pertama kalinya. Sebaliknya, Brazil kembali harus menunda ambisi meraih gelar juara dunia keenam hanyalah mimpi Bodong
Dominasi permainan, peluang melimpah, hingga dua hadiah penalti tidak cukup menyelamatkan tim lima kali juara dunia itu dari salah satu kekalahan paling menyakitkan di Piala Dunia 2026. (Ilo/red)














