WEDA,DADIKANUSANTARA.COM – Seorang pemuda asal Jailolo dibacok dengan senjata tajam (Sajam) di bagian kepala dan belakang saat nongkrong di Ratu caffe seng biru desa Waibulen kecamatan Weda Tengah pada pukul 04:00 dini hari, Jumat, (14/2/2025).
Baca juga : Terdakwa Pembakaran Rumah Divonis Lebih Tinggi Dari Tuntutan JPU
Kejadian bermula saat korban Muh. Ismail Ali itu minum bersama rekannya di Caffe, usai minum, salah satu teman korban langsung menuju kasir untuk membayar, saat dikasir, terjadi kesalahpahaman hingga korban mendekati, cekcokpun tak bisa di bendung dan meningkat sampai pada pekelahian antara korban dan pemilik caffe.
Tak terima tindakan korban yang langsung berkelahi itu, penjaga caffe inisial MRD (terduga pelaku) yang juga sebagai operator sound sistem itu langsung marah dan masuk kamar mengambil senjata tajam dan menghantam bagian kepala korban dan bagian belakang.
Baca juga :Terdakwa Pembunuhan di Paslal Divonis Turun Dari Tuntutan JPU
“Benar terjadi Penganiayaan salah satu pemuda di tempat hiburan malam, sementara korban yang mengalami luka bacok itu sudah di larikan ke rumah sakit dan pelaku telah kami amankan,” kata Kasi humas Polres Halteng Ipda. Ramli Soleman saat diwawancarai jumat, (14/2/2025).
Kasi humas juga menambahkan, kasus penganiayaan ini telah ditangani Polres Halteng dan sementara dalam tahap penyelidikan. “Sementara karena pelaku juga sudah diamankan, maka akan segera dilakukannya proses penyelidikan,” tutup Ipda. Ramli Soleman. (Tom/ILO)










