banner 728x90
banner 728x90banner 728x90
Hukrim

Rumah Dilempari dan Hangus Dibakar , Saida Soamole Cari Keadilan dari Tangan Polisi

426
×

Rumah Dilempari dan Hangus Dibakar , Saida Soamole Cari Keadilan dari Tangan Polisi

Sebarkan artikel ini

SANANA, DADIKANUSANTARA.COM – Saida Soamole, salah satu warga desa Soamole kecamatan Sulabesi tengah kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) Maluku Utara (Malut) terpaksa harus datangi Kepolisian Resort (Polres) Kepulauan Sula (Kepsul) guna melapor tindakan pelemparan dan pembakaran rumahnya yang diduga dilakukan oleh oknum yang tak bertanggungjawab demimendapat perlindungan dan keadilan hukum melalui tangan kepolisian, sabtu, (14/9/2024).

“Saya melapor ke polisi karena rumah saya terbakar, berharap polisi bisa membantu saya mengungkap perkara atau musibah yang saya alami,”.kata Saida

banner 728x90

diduga dilempari dan dibakar hingga tidak satupun barang berharga saya terselamatkan, berup uang dan ijazah anak-anak saya semua hangus terbakar dan yang tersisah untuk kami hanya sepasang pakaian di badan,” kata Saida dengan wajah bercucuran air mata

Saida yang hanya tinggal bertiga sama anak laki (9 thn) dan perempuan (15 Thn) karena suami bekerja di Falabisahaya, mengaku di hadapan Polisi kalau dirinya tidak mengetahui rumahnya terbakar karena dia (Saida) dan kedua anaknya tidur di rumah orang tuanya yang berjarak sekitar 300 meter dari TKP, Saida baru mengetahui saat terbangun dan hendak mengantarkan kedua anaknya untuk pulang ke rumah untuk mandi dan bersekolah.

Namun belum jauh dari rumah orang tua tempat Saida dan anaknya bermalam, Saida kemudian mendengar bunyi serine mobil pemadam kebakaran yang melaju dari arah utara menuju selatan, tak tanggung tagung Saida langsung bertanya ke beberapa warga yang berdiri dekat dengannya dan barulah ia mengetahui, rumahnya yang terbakar.

Dengan wajah penuh air mata, Saida langsung menuju kantor Polisi untuk melapor atas perkara pelemparan dan pembakaran rumahnya kepada pihak Polisi untuk minta keadilan.

Dengan wajah penuh harapan, Saida meminta kiranya dia tidak bernasib sama seperti salah satu warga desa Soamole yang dibakar rumahnya hinggah luluh lanta, namun laporan tak menyeret satupun pelaku pengrusakan dan pembakaran di dalam Sel.

“Saya harap bapak polisi bisa menegakkan hukum seadil-adilnya, saya tidak mau bernasib sama dengan salah satu korban pada beberapa tahun silam yang tidak dapat keadilan hingga meninggal saat rumah dan seluruh harta bendanya hangus terbakar karena dihakimi, jika kali ini pelaku juga tidak tertangkap, maka mereka akan semakin berani melakukan tidak pidana seperti ini, jadi tolong pa Kapolres tuntaskan perkara ini, untuk pakaian saja saya dan anak sudah tak punya,” tutup Saida

Terpisah, pihak polisi berharap keluarga pelapor jangan mengambil langkah yang menrugikan dan mengganggu kamtibmas, karena sudah dilapor maka berikan kepercayaan pada polisi untuk bekerja mengungkap dugaan perkara yang dilaporkan.
“kami harap pihak keluarga korban jangan lagi lakukan hal-hal yang mengganggu Kamtibmas dengan cara balas dendam dan lain-lain, tapi percayakan pada polisi, karena melalui saksi dan diduga pelaku yang sudah di sodorkan namanya ini polisi akan melanjutkan ke tahapan penyelidikan untuk mengungkap perkara ini,” kata Ipda Deni Wibowo.

Berdasarkan laporan korban, Polisi resmi mengeluarkan Surat Tanda Laporan Polisi (STTLP) Nomor : STTLP/135/IX/2024. (ILO/Red)

banner 728x90
banner 728x90banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90