SANANA,DADIKANUSANTARA.com – Informasi terkait menumpuknya ijazah di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 3 Sulabesi Tengah itu ternyata disebabkan karena kelalaian siswa, bukan pihak sekolah yang enggan membagi ijazah.
Hal ini disampaikan langsung oleh kepala sekolah SMP N. 3 Sulabesi Tengah. “benar memang di sekolah masih ada 5 ijazah yang belum diambil, tapi itu karena siswa yang tidak menyerahkan foto untuk ditempel dan di cap, saya sudah menyampaikan berulang kali tapi siswa yang terkesan mengabaikan haknya untuk memperoleh ijazah,” kata Kepala Sekolah SMP N. 3 Sulabesi Tengah Sarfan Haimia, S.Pd saat diwawancarai pada minggu, (26/5/2024).
Jumlah siswa yang lulus di tahun 2023 sebanyak 17 orang, 12 diantaranya telah menerima ijaazah. Sarfan menjelaskan, untuk foto, pihak sekolah dari awal telah mendatangkan tukang foto, hanya saja siswa yang bersangkutan tidak datang untuk difoto,
“sampai saat ini kami tidak pernah memimta biaya pengambilan ijazah kepada siswa yang memberatkan siswa hingga tidak bisa mengambil ijazah, melainkan karena kelalaian dari siswa hingga ijazah masih tersisa, tapi saya akan segera panggil siswa bersangkutan untuk serahkan ijazah dengan ketentuan membawa foto masing-masing,”tutup Sarfan. (ilo/reed)









