SANANA, DADIKANUSANTARA.COM – Aparat desa Waiboga terpaksa alihkan bakti jumat bersih ke kegiatan normalisasi kali yang mengancam bangunan sekolah M.Ts Babussalam Waiboga pada Jum’at, (23/5/2025).
Baca juga:Kepsek M.Ts Waiboga Butuh Perhatian Anggota DPRD Asal Kecamatan Suabesi Tengah
Sekretaris desa Waiboga Hatim Pauwah yang juga hadir bersama beberapa aparat desa yang lain berusaha keras untuk mengeruk kali dan menimbun pasir dan batu di tanah longsoran agar membatasi air.
“Kami selalu mengagendakan Jum’at bersih, biasanya membersihkan lokasi umum seperti masjid serta ruang publik lainnya, namun karena hari ini bangunan sekolah terancam longsor dan roboh, maka kami diarahkan ke lokasi kali untuk bersama masyarakat keruk kali,” kata Ramli Umanailo salah satu aparatur pemerintah desa Waiboga.
Baca juga:Selamatkan Sekolah M.Ts Babussalam Waiboga, Warga Normalisasi Kali Pakai Tangan
Setelah lebih dari dua jam bekerja, warga akui, untuk mengeruk kali ini, harusnya ada bantuan pemerintah dengan menyediakan Eksafator agar bisa mengeruk pasir dan batu besar di kali agar bisa mengalihkan arah air.
“Pekerjaan ini harusnya dilakukan dengan alat berat seperti eksa, lokasi penuh batu-batu besar yang tertimbun pasir,” tambah Ramli. (Ilo/red)













