SANANA, DADIKANUSANTARA.COM – Musibah yang menimpa Nurlina Umamit (46) dan anaknya Amira Sahupala (15) di desa Modapuhi kecamatan Mangoli Utara saat banjir itu belum dapat dipastikan penyebabnya.Pasalnya pihak keluarga korban menolak untuk diautopsi.
“Saat kejadian kami juga telah ada di TKP dan untuk memastikan penyebab kematian kedua korban ini, kami juga merencanakan autopsi atas jenazah ibu dan anak itu, hanya saja kami tidak diizinkan pihak keluarga dari kedua korban maka tak bisa dipastikan,” kata IPDA Faisal Pora saat diwawancarai via WhatsApp rabu, (16/7/2025)
Namun, lanjut Faisal, dari hasil olah TKP, diduga kuat, keduanya tersengat listrik, karena terdapat kabel dengan terminal tempat colokan alat elektronik yang turut terrendam air di ruangan tempat korban tergeletak kaku.
Diketahui, desa Modapuhi, Sanihaya dan Modapuhi Trans diterpa banjir saat hujan deras mengguyur, karena curah hujan makin tinggi, sungai akhirnya meluap dan menerjang rumah warga di tiga desa tersebut.
Sebagai Kapolsek, IPDA Faisal Pora menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu beriktiar dalam setiap aktivitas, terus waspada bagi masyarakat yang berada di lokasi rawan banjir jika hujan.
“Saya berharap semua masyarakat di wilayah Mangoli utara maupun Mangoli Barat selalu beriktiar ketika hujan deras, jangan gegabah dan perkuat ikhtiar ketika terjadi musibah, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan,” tutup Ipda Faisal Pora. (Ilo/red)









