SANANA, DADIKANUSANTARA.COM – Kematian pemuda di Sula berinisial ‘TD’ (27) di pangkal tali berwarna coklat yang tergantung di tangan jembatan desa Man-Gega masih misterius. (8/4/2025).
Baca juga: Bupati Halteng Pimpin Apel Perdana Pasca IdulFitri, Ikram : Akan Ada Evaluasi Jabatan
Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Sula (Kepsul) masih mendalami penyebab kematian yang diduga bunuh diri itu
“Sampai saat ini kami pihak polres Sula masih mendalami kematian TD untuk memastikan apa penyebabnya,” kata Kasi Humas Polres Sula Ipda Rizal Polpoke.
Ipda Rizal juga menjelaskan, pihak penyidik Polres sudah ke TKP, dan satu-satunya informasi yang diperoleh terkait peristiwa itu adalah korban diketahui keluar dari rumah jam 5 pagi.
“Penyidik sudah ke TKP saat kami terima laporan, dan informasi yang kami peroleh dari keluarga korban itu, korban tinggalkan rumah pada pukul 5 pagi,” tutup Kasi Humas Polres Sula.
Baca juga :Diduga Pengaruh Miras, Satu Pemengmudi di Sula Alami Kecelakaan
Meski sempat dilarikan ke RSUD Sanana, jasad ‘TD’ yang kaku itu ternyata tidak sempat jalani autopsi karena keluarga memutuskan untuk segera bawa pulang ke rumah orang tua korban.
Untuk diketahui korban ‘TD’ ditemukan tak bernyawa dengan leher terlilit tali dan tergantung di jembatan komplek Wai Faara desa Man-Gega kecamatan Sanana Utara kabupaten Kepulauan Sula pada pukul 06:00 WIT, selasa 4 april 2025.
Dengan siapa dan untuk apa keluar rumah di waktu subuh itu sampai saat ini belum diketahui. Satu hal yang memperkuat rasa penasaran netizen di sosial media adalah lingkaran tali yang terlilit di leher korban.
Semoga polisi dapat membuka tabir dibalik kematian TD yang masih menyimpan rasa penasaran di tengah masyarakat.
(Ilo/red)









