SULA, DADIKANUSANTARA. COM – Toug Boat Mitra Anugerah 8 milik PT. Permata Lintas Abadi yang berlayar dari Buli kecamatan Maba kabupaten Halmahera Timur provinsi Maluku Utara menuju Morosi Sulawesi Tenggara harus terhenti di perairan desa Soamole kecamatan Sulabesi Tengah Kabupaten Kepulauan Sula karena kehabisan Bahan Bakar Minyak (BBM), sabtu (17/1/2026).
Toug Boat yang dinahkodai Kapten Musmulyadi (40) rencananya berlayar menempuh jarak 797 Mil, hanya saja karena terkendala cuaca, akhirnya terhenti di angka 345 Mil dan masih tersisa 252 Mil yang harus ditempuh.

“Kami sudah berlayar selama 7 hari, dalam pelayaran normal, kami butuh 8 hari, hanya karena cuaca ekstrim, kecepatan kapal, saya turunkan, bahkan sempat mundur selama 30 menit, maju lagi kemudian mundur lagi, dan itu terjadi selama tiga hari , akhirnya di hari ke 7 kami baru bisa menempuh jarak sejauh 345 Mil, hingga BBM tak lagi cukup untuk melanjutkan perjalanan” Kata Musmulyadi Nahkoda Kapal.
TB Mitra Anugerah 8 ini direncanakan akan berlabuh di perairan desa Soamole hingga upaya perusahaan bisa menyediakan BBM tambahan.
“Saya sudah melapor ke perusahan, dan sementara diupayakan untuk penambahan BBM, agar kami bisa melanjutkan perjalanan, ” Tambah Musmulyadi.
Kapal Tunda yang dinahkodai Musmulyadi dengan 10 crew kapal ini membawa material tanah yang mengandung nikel dengan menggunakan tongkang dengan nama Dewi Iriana 8. (Ilo/Red)








