SANANA,DADIKANUSANTARA.com – Mardiah Umasangadji akhirnya meninggalkan dinas Pendidikan kabupaten Kepulauan Sula dan melangkah menuju dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana usai gelar serah terima jabatan pada kamis, (6/6/2024).
Dalam kurun waktu enam bulan menjabat sebagai kepala dinas pendidikan, Mardiah Umasangadji telah mampu memikat hati bawahannya dalam kerja-kerja di kantor dinas pendidikan. Hal ini nampak terlihat pada ekspresi para pegawai dan honorer di dinas pendidikan yang mengerumuninya dengan wajah sedih dan bahkan meneteskan air mata.
“kami meski baru enam bulan bersama ibu, tapi kami sangat merasa kehilangan dantentunya sedih jika ibu akan tinggalkan dinas pendidikan, ibu sangat baik dan perhatian,” kata Uchi salah satu pegawai di dinas pendidikan.
Terpisah, Mardiah menyampaikan, dalam bertugas kita harus mampu menjaga keseimbangan antara bawahan dan atasan agar hubungan interaksi dan emosional terbangun baik. “saya merasa ya begitulah, teman-teman pegawai ada yang menangis itu mungkin karena hubungan emosional kita yang selalu terjaga dengan baik, akhirnya saat saya tinggalkan mereka mereka merasa sedih, itu hal yang normal,” kata Mardiah Umasangadji saat diwawancarai kamis, (6/6/2024).
Mardiah juga berpesan kepada pegawai dinas pendidikan yang pernah bersamnya untuk tetap semangat bekerja, tingkatkan profesionalitas dan ketekunan. “terus semangat dalam kerja, kita sama sama bergerak majukan Kepulauan Sula meski di ruang kerja yang berbeda,” tutup Mardiah. (ilo/reed)


















