banner 728x90
banner 728x90
Hukrim

Jatah Minyak Nelayan Diduga Disunat SPBU Waiboga

397
×

Jatah Minyak Nelayan Diduga Disunat SPBU Waiboga

Sebarkan artikel ini

SANANA,DADIKANUSANTARA.COM – Jatah minyak untuk masyarakat nelayan di desa Waiboga dan Umaga kecamatan Sulabesi Tengah diduga disunat pihak SPBU Kompak Waiboga.

Baca juga :Diduga Pangkalan Indo Mas di desa Wainib Abaikan Konsumen ‘Mita’

banner 728x90

Pasalnya pelayanan minyak untuk masyarakat nelayan dibuat bergiliran, misalkan jika ada minyak disuplai dari pihak pertamina di hari selasa, maka yang beli di hari selasa tidak lagi bisa beli jika disuplay berikutnya, nelayan baru bisa beli saat suplay ke3 dan hanya 25 liter untuk satu nelayan.

“Saya hanya dapat jatah 25 liter sekali minyak masuk, dan saya tidak bisa beli lagi saat minyak masuk yang kedua kali, saya baru bisa dapat jatah 25 liter lagi saat minyak masuk ke tiga kalinya,” kata salah satu nelayan inisial ‘D’ saat diwawancarai selasa, (28/1/2025).

Baca juga :Ternyata Laka Laut di Desa Pelita itu Karena Aktivitas Selundup Minyak Subsidi

Terpisah Nelayan berinisial R juga menyampaikan hal yang sama, jatah mereka terkesan disunat, karena hanya 25 liter itupun diatur, tidak bisa dapat dua kali berturut-turut saat penyuplaian minyak dari pertamina ke SPBU Waiboga.

“Ini masalah yang perlu menjadi perhatian penegak hukum karena ada dugaan penyelundupan minyak jenis pertalite,” Harap warga desa yang juga nelayan kepada pihak terkait

Dari hasil investigasi lapangan, tim dadika nusantara mengantongi informasi dari salah satu masyarakat yang pernah bekerja menyampaikan jatah untuk nelayan 1,5 ton. (ilo/red)

banner 728x90banner 728x90banner 728x90banner 728x90banner 728x90
banner 728x90banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90