SANANA, DADIKANUSANTARA.COM – Tak juga membuah hasil pada aksi perdananya, masyarakat desa Waiboga yang tergabung dalam Front Waiboga Revolusi kembali menggelar aksi.
Baca juga : Dinilai Gagal, Pejabat Kades Waiboga Diminta Segera Diberhentikan
Kali ini, ruas jalan utama di desa Waiboga ditutup masa aksi sebagai bentuk kekecewaan terhadap ulah kades yang enggan datangi masa aksi
“Kami minta pejabat kades untuk bisa hadir di kantor BPD ini untuk bisa membicarakan tuntutan masa aksi,” kata Alwan Tidore salah satu masa aksi
Kapolsek Sanana juga membenarkan masa aksi telah menutup aksi jalan utama di desa Waiboga dari pukul 10:00 WIT hingga saat ini.
Baca juga : Camat Sulabesi Tengah Siap Merekomendasikan Pemberhentian Pj.Kades Waiboga
“Kami sudah bangun komunikasi ke pihak kades dan pihak masa aksi untuk bisa bertemu, namun kades tak mau di kantor BPD, kades menawarkan di kantornya, dari kedua permintaan yang berbeda kami dari kepolisian menawarkan pertemuan di kantor camat namun masa aksi tak menerima tawaran di kantor camat dan kantor kepala desa Waiboga,” kata Kapolres Sanana Junaidi Sawal
Aksi yang dikawal ketat Kapolsek Sanana dan anggota itu akhirnya direhat sejenak saat waktu sholat Dzuhur, karena tuntutan masa untuk menghadirkan kades di kantor BPD belum terpenuhi, masa masi akan melanjutkan aksinya. (Ilo/red)










