Hukrim

Pendukung Ganjar-Mahfud Meninggal Karena dikeroyok, Hasto Kristiyanto Tegaskan “Aparat Jangan Tebang Pilih”

Redaksi Diperbarui 15:21 1 menit membaca
Ukuran Teks:

JAKARTA, DADIKANUSANTARA.com – Muhandi Mawanto, salah satu pendukung Ganjar-Mahfud meradang nyawa saat dikeroyok orang tak dikenal (OTK) di Jogjakarta membuat Hasto Kristiyanto Sekretaris Tim Pemenang Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud angkat bicara .

Selain menyampaikan bela sungkawa atas meninggalnya Relawan Pejuang Demokrasi (Repdem) Yogyakarta   itu, Hasto Kristiyanto juga meminta pihak penegak hukum untuk dapat menyikapi serius persoalan tersebut, jangan terkesan tebang pilih.

“Kami minta seluruh aparat penegak hukum untuk tidak tebang pilih, dan mengusut tuntas persoalan pengoroyokan di Boyolali yang mengakibatkan hilangnya nyawa salah satu pendukung pasangan Karena pemilu ini harus damai, pemilu ini harus berjalan dengan aman,” kata Hasto Kristiyanto

Selain di Jogjakarta. kabar pengoroyokan atas pendukung Ganjar-Mahfud juga terjadi di Boyolali Jawa Tengah, 4 orang luka-luka. “ada juga tindakan represif di Boyolali, kami akan  segera mengadakan konferensi khusus terkait persoalan ini, ” Tegas Hasto.

Politikus PDI-P itu  juga berharap, semua  tim pemenang fokus,  pesan suara rakyat itulah suara kebenaran dan sebaiknya seluruh tim pemenangan berjuang memenangkan hati rakyat dengan cara yang berkeadaban. Tidak boleh dengan cara-cara yang emosional,” Tutup Hasto.

Tinggalkan komentar