banner 728x90
banner 728x90
Info DaerahKepsul

Temui Komisi I, Kades Man-Gega Minta Dimediasi Bersama Kades Mangon Soal Tapal Batas

191
×

Temui Komisi I, Kades Man-Gega Minta Dimediasi Bersama Kades Mangon Soal Tapal Batas

Sebarkan artikel ini

SANANA, DADIKANUSANTARA.COM – Kepala desa Man-Gega kecamatan Sanana Utara kabupaten Kepulauan Sula Hamid Teapon datangi komisi I DPRD untuk minta dimediasi dengan desa Mangon kecamatan Sanana untuk bahas tapal batas.

Baca juga : Kopdes Merah Putih Desa Soamole Resmi Terbentuk Dengan Nama ‘LIMALEHA’

banner 728x90

Hamid yang didampingi Babinkamtibmas desa Man-Gega Aipda, Oman Umanahu dan Dahir Teapon selaku Kaur Umum itu menyampaikan, pihaknya pernah mediasi bersama pemerintah desa Mangon namun tak juga membuahkan hasil

“Kami sebelumnya sudah pernah duduk bersama pemerintah desa Mangon dimasa kepemimpinan mendiang Junaing Naipon, namun tak ada keputusan,” kata Hamid di hadapan ketua dan anggota komisi I, rabu, (7/5/2025).

Sementara ketua komisi I DPRD Sula Safrin Gailea kepada kades Man-Gega menyampaikan, DPRD komisi I saat ini juga dalam upaya menertibkan persoalan tapal batas di semua desa.

“Kami hari ini telah mengundang kabag pemerintahan untuk memperjelas soal tapal batas, ini sudah dua kali kami undang kabag pemerintahan untuk RDP, yang pertama tidak hadir,” kata Safrin Gailea

Baca juga:Wartawan Sula Ikut PKG di Dinas Kesehatan

Terpisah, Kaur Umum Dahir Teapon menyampaikan, pihaknya datangi DPRD karena proyek lampu jalan di desa sementara berjalan, dan masih 3-4 belum dipasang karena tapal batas belum jelas.

“Kami saat ini sedang pasang lampu jalan, dan harus terhenti karena tapal batas belum tersepakati, jadi kami datangi DPRD untuk mengambil langkah,” tegasnya.

Terpisah, Ramli A. Hasan anggota komisi I yang juga masyarakat desa Man-Gega menyarankan, sebaiknya batas yang kontoversi itu jangan dulu dipasang.

Baca juga:Awasi Unras, Kapolres Sula dan Anggota Berikan Pengamanan Humanis

“Saat ini pemdes Mangon juga pasang lampu jalan dan saya sudah sampaikan ke pemdes Mangon untuk jangan sampai di batas yang kontroversi, jadi kami harap pemerintah desa Man-Gega juga jangan dulu pasang di batas yang jadi masalah,” Pinta Ramli.

Komisi I berharap, para kades melalui APDESI bisa bekerja sama dengan DPRD untuk menyelesaikan persoalan-persoalan tapal batas di desa-desa. (Ilo/red)

banner 728x90banner 728x90banner 728x90banner 728x90banner 728x90
banner 728x90banner 728x90

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 728x90