Daerah

Polres Sula Gelar Apel Gabungan Operasi Kepolisian Patuh Kieraha 2025

Redaksi Diperbarui 08:40 2 menit membaca
Wakil bupati kabupaten Kepulauan Sula M Saleh Marasabessy saat menyematkan pita tanda operasi telah dimulai (foto://Ilham Usia)
Ukuran Teks:

SANANA, DADIKANUSANTARA.COM – Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Sula gelar apel gabungan Operasi Patuh Kieraha tahun 2025 di depan Mako Polres Sula, senin, (14/7/2025).

Dalam apel, Wakil bupati dipercayakan oleh Polres Kepulauan Sula selaku pimpinan apel dalam operasi yang digelar secara serentak di seluruh Indonesia.

Baca juga: Satlantas Polres Sula Akan Mulai Operasi Tilang Kendaraan Selama Dua Minggu

Operasi yang digelar secara nasional di seluruh Indonesia itu bertujuan menciptakan kesadaran berlalulintas bagi seluruh masyarakat Indonesia, agar angka kecelakaan bisa ditekan.

Di Maluku Utara, operasi ini dikenal dengan sandi Patuh Kieraha 2025.
Kapolda Maluku Utara Irjenpol Waris Agono dalam sambutanya yang dibacakan wakil bupati kabupaten Kepulauan Sula M. Saleh Marasabessy selaku pimpinan apel itu memberikan penegasan dan pesan penting kepada petugas.

“saya ingin menegaskan bahwa keberhasilan operasi ini sangat bergantung pada profesionalisme, integritas, dan dedikasi rekan-rekan di lapangan. jadilah pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang humanis, namun tetap tegas tegas,” kata Kapolda Malut Irjenpol melalui sambutanya yang dibacakan Wakil bupati Sula, M. Saleh Marasabessy, senin, (14/7/2025).

•Simulasi operasi patuh Kieraha Polres Sula

Berkaitan dengan dinamika operasi, lanjut Kapolda, hasil yang ingin kita capai tidak semata-mata dari sisi angka statistik, tetapi juga adanya perubahan perilaku berlalu lintas yang lebih tertib dan beretika oleh pengguna jalan. dengan pendekatan preemtif, preventif, dan represif secara proporsional, kita optimis, target tersebut bisa kita raih.

Arah kebijakan operasi saat ini tidak hanya soal penertiban terhadap pelanggaran lalulintas, namun juga mendukung program pemerintah ‘Bersama Menuju zero Over Dimension and Over Loading’. (Ilo/red)

Tinggalkan komentar